Jogja atau Yogyakarta, Apalah Arti Sebuah Nama


 

yogya istimewa

Jogja istimewa memiliki arti “Perang yang istimewa”.

William Shakespeare bisa saja ngomong, “Apalah artinya sebuah nama?” Lha wong dia orang berbahasa Inggris. Orang berbahasa Inggris memang tidak menjunjung tinggi sebuah nama. Bisa kita lihat dari nama Perdana Menteri Inggris sekarang, Theresa May. May, alias bulan Mei. Perdana menteri kok namanya pakai nama penanggalan. Di Jawa sejajar dengan orang yang namanya Jumadilawal, atau Rebo, atau Kliwon. Tahu nama presiden Amerika Serikat sekarang? Donald, sama kaya bebek yang nggak pakai celana. Continue reading

Advertisements
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Berebut Gunungan, Berebut Entah Apa


habis dijarah

Jarang-jarang bisa melihat simbok-simbok tua keriput berjarik lecek berkumpul bersama gadis-gadis muda berkulit putih memakai hotpants. Garebeg Sawal di Alun-Alun Utara Yogyakarta pada hari kedua Idhulfitri kemarin menyatukan mereka. Orang-orang berjejal menonton barisan prajurit. Orang-orang berjejal merayah gunungan yang dibagikan.

Garebeg merupakan tradisi yang sudah ada dari zaman sebelum manusia bule menyerang. Arti katanya dekat-dekat dengan gembrebeg alias keramaian. Atau anggap saja begitu. Saat acara garebeg, dibagikan juga gunungan. Gunungan itu makanan yang disusun tinggi. Disusun di dalam keraton, diarak pada hari yang ditentukan, lalu diberikan untuk rakyat. Dulu sih katanya dibagikan. Kalau sekarang dirayah. Diperebutkan. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Anjing Baru Untuk Kehidupan Baru


nyil_04

Satu seperempat tahun setelah Cuka meninggal, saya punya anjing baru. Unyil namanya. Unyil bukan sosok yang saya harapkan, namun juga bukan sosok yang saya tolak keberadaanya. Kehadirannya sepaket dengan perempuan yang saya nikahi. Unyil adalah peliharaannya, tidak tega diberikan orang dan tidak mungkin ditinggalkan begitu saja. Sudah setengah bulan lebih ia mengisi hidup saya. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Motivatologi: Kibal-Kibul Motivasi


cover_motiv Berikut adalah naskah awal artikel pengantar tiap bab pada komik saya, Kibal-Kibul Motivasi. Isinya adalah pertanyaan-pertanyaan atas keadaan yang membawa saya untuk mengerjakan karya ini. Komik ini mulai dikerjakan dari Januari sampai Oktober 2014. Karena satu dan lain hal, baru diterbitkan secara mandiri pada Mei 2016.

Bagaimana cara mengajarkan anjing sebuah trik?

Jangan lupa beri ia imbalan tiap kali berhasil melakukan hal yang diperintahkan. Imbalannya tentu berupa makanan. Boleh ditambah tepukan di kepala. Apalagi yang diinginkan anjing selain itu. Jika kurang ajar, pukul. Kalau tega. Saya sih tidak tega.

Mendidik anak tampaknya tidak jauh beda.

“Kalau mau disuntik nanti dikasih permen,” atau;

“Kalau tidak bikin PR nanti dihukum Pak Guru.”

Namun semakin dewasa, keinginan dan ketakutan kita berubah.

Buat apa permen, sudah bisa beli sendiri. Cuma dihukum lari keliling lapangan karena tidak mengerjakan tugas, kecil. Mending berlari daripada bekerja.

Walau berubah, namun keinginan dan ketakutan itu tetap selalu ada. Ingin punya ponsel pintar, sepeda motor, mobil, rumah sendiri. Ingin naik gaji. Naik pangkat dan jabatan.

Penuh semangat, kita berjuang mendapatkannya. Semakin banyak yang didapat, semakin takut kita kehilangan. Semakin takut, semakin kita berusaha merengkuh banyak-banyak.

Ketika yang banyak-banyak itu sudah begitu banyak, kita lupa bahwa kita bisa hidup dari sedikit. Kita lupa awal mula kenapa kita ingin. Kita lupa apakah keinginan mengendalikan kita, atau kita yang mengendalikan keinginan.

Dan benarkah kalau itu yang kita inginkan?

*** Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Jagal Kenyamanan


nyamanZona nyaman sekarang telah menjadi frasa celaka. Ia identik dengan pemalas. Sumber kehidupan suram. Tempat jahanam yang harus dihindari. Merasa nyaman? Wah, berarti Anda dalam bahaya.

Heran kan, nyaman kok dihindari. Bukankah hidup manusia ini tujuannya mencari kenyamanan, kok sekarang malah yang sudah nyaman malah didorong agar tidak nyaman.

Kapan kita mulai phobia dengan kenyamanan?

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Resensi Buku “Rahasia Batik Berdarah”: Mengikuti, Bukan Menanggapi Zaman


rahasia_batik_berdarahAtas sebab musabab yang tak perlu diketahui, saya terpaksa meresensi sebuah novel baru berjudul “Rahasia Batik Berdarah” karangan Leikha Ha.

Berhubung saya lagi ingin giat menulis blog, maka saya jadikan resensi ini sebagai materi blog sekalian. Semoga tidak mengecewakan pembaca blog ini.

“Rahasia Batik Berdarah” bercerita tentang Fiska, wartawati gosip, eh…infotainment di sebuah tabloid. Fiska ditugasi meliput kasus pembunuhan sebagai hukuman karena mangkir kerja. Bolos karena  patah hati. Pembunuhan ini dianggap menarik karena konon arwah korban bergentayangan. Jadilah Fiska pergi dari Jakarta ke Yogyakarta.

Si Bos tidak cuma menuntut Fiska untuk meliput, tapi juga untuk menemukan pembunuh. Wow! Entah si Bos ini serius atau tidak, tapi memang ia digambarkan tidak pedulian. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Yuk Berinternet: Sebuah Catatan Pembuatan Komik


cover internet LOW2

Yuk Berinternet adalah sebuah komik tentang budaya berinternet dengan sehat. Materinya disusun oleh Valens Riyadi, cerita sampai storyboard oleh saya, dan ilustrasi akhir oleh Osa.

Beberapa tahun lalu ketika komik pertama saya terbit, saya mendapat banyak teman baru di media sosial. Facebook tepatnya. Di antaranya anak-anak kecil. Dengan umur di bawah persyaratan untuk memiliki akun facebook.

Suatu hari, salah seorang anak menghubungi saya lewat pesan pribadi. Saya lupa tepatnya. SD, kelas dua-an mungkin. Memang kami sudah ngobrol beberapa kali. Tapi hari itu, ia memberi saya nomor ponselnya dan meminta nomor ponsel saya.
Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments