Jagal Kenyamanan


nyamanZona nyaman sekarang telah menjadi frasa celaka. Ia identik dengan pemalas. Sumber kehidupan suram. Tempat jahanam yang harus dihindari. Merasa nyaman? Wah, berarti Anda dalam bahaya.

Heran kan, nyaman kok dihindari. Bukankah hidup manusia ini tujuannya mencari kenyamanan, kok sekarang malah yang sudah nyaman malah didorong agar tidak nyaman.

Kapan kita mulai phobia dengan kenyamanan?

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Resensi Buku “Rahasia Batik Berdarah”: Mengikuti, Bukan Menanggapi Zaman


rahasia_batik_berdarahAtas sebab musabab yang tak perlu diketahui, saya terpaksa meresensi sebuah novel baru berjudul “Rahasia Batik Berdarah” karangan Leikha Ha.

Berhubung saya lagi ingin giat menulis blog, maka saya jadikan resensi ini sebagai materi blog sekalian. Semoga tidak mengecewakan pembaca blog ini.

“Rahasia Batik Berdarah” bercerita tentang Fiska, wartawati gosip, eh…infotainment di sebuah tabloid. Fiska ditugasi meliput kasus pembunuhan sebagai hukuman karena mangkir kerja. Bolos karena  patah hati. Pembunuhan ini dianggap menarik karena konon arwah korban bergentayangan. Jadilah Fiska pergi dari Jakarta ke Yogyakarta.

Si Bos tidak cuma menuntut Fiska untuk meliput, tapi juga untuk menemukan pembunuh. Wow! Entah si Bos ini serius atau tidak, tapi memang ia digambarkan tidak pedulian. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Yuk Berinternet: Sebuah Catatan Pembuatan Komik


cover internet LOW2

Yuk Berinternet adalah sebuah komik tentang budaya berinternet dengan sehat. Materinya disusun oleh Valens Riyadi, cerita sampai storyboard oleh saya, dan ilustrasi akhir oleh Osa.

Beberapa tahun lalu ketika komik pertama saya terbit, saya mendapat banyak teman baru di media sosial. Facebook tepatnya. Di antaranya anak-anak kecil. Dengan umur di bawah persyaratan untuk memiliki akun facebook.

Suatu hari, salah seorang anak menghubungi saya lewat pesan pribadi. Saya lupa tepatnya. SD, kelas dua-an mungkin. Memang kami sudah ngobrol beberapa kali. Tapi hari itu, ia memberi saya nomor ponselnya dan meminta nomor ponsel saya.
Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Tidak Selamanya Agama Bisa Menyelamatkan


tidak selamanya agamaSoal agama di SMA saya dulu sensitif sekali. Maklum, walau sekolah negeri, agama berpengaruh erat dengan aturan-aturan di sekolah. Termasuk urusan-urusan politik kesiswaan.

Tapi di sini saya tidak sedang ingin bicara itu.

Saya ingin cerita bagaimana kesensitifitasan itu dapat dimanfaatkan. Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Saya Si Orang “Baik”


tampak baik“Kalau nggambar pohon jangan seperti itu, begini saja, soalnya…bla bla bla..” ujar senior kepada saya tanpa diminta.

Padahal gambar pohon itu berusaha mengikuti gambar supervisor saya.

“Kalau (menyebut nama supervisor saya yang masih hijau) itu biarin saja. Salah sendiri merasa bagus. Tanya sama aku ya aku jawab bagus, bagus….Orang seperti itu jlungupke sekalian!”

Jlungupke itu mendorong ke depan orang yang sudah condong ke depan sampai jatuh.

Di mata supervisor itu mungkin si senior tampak baik padanya. Positif, penuh dukungan. Tapi saya dan Anda sepertinya bisa sepakat. Itu bukan perwujudan kebaikan si senior pada si supervisor.

Saya ini termasuk yang sering dianggap baik. Kadang dengan embel-embel “terlalu”. Terlalu baik. Continue reading

Posted in Uncategorized | 4 Comments

Tujuan dari Hidup yang Tidak Punya Arti di Hadapan Semesta


carlsaganexistence“Lihat kembali titik itu. Di sini. Itu rumah. Itu kita. Di sana semua orang yang Anda cintai, semua orang yang Anda kenal, semua orang yang Anda tahu, semua umat manusia yang pernah ada, menjalani kehidupannya. Segala kegembiraan dan kesengsaraan, ribuan agama yang percaya diri, ideologi, dan doktrin ekonomi, semua pemburu dan peramu, semua pahlawan dan pengecut, semua pembangun dan penghancur kebudayaan, semua raja dan rakyat jelata, semua pasangan muda yang kasmaran, semua ibu dan ayah, semua anak berpengharapan, penemu dan penjelajah, semua guru moral, semua politikus korup, semua bintang terkenal, semua pemimpin besar, semua orang suci dan pendosa dalam sejarah spesies kita hidup di sana – di sebuah bintik pada debu, melayang di sinar matahari.”
~Carl Sagan

Alam semesta begitu luas dan begitu tua. Ia masih mengembang, dan akan terus ada untuk waktu yang lama. Sangat, sangat lama. Keberadaan Bumi hanyalah sekedipan baginya.

Pun dengan manusia. Jika umur spesies manusia saja tak berarti bagi bumi, apalagi umur kita sebagai individu. Ketika Bumi hanyalah sebuah titik biru pucat tak berarti di alam semesta, apalah kita ini.

Tapi kita masih ingin berarti. Kita masih saja menyebut momen kiamat sebagai saat bagi lenyapnya umat manusia dari muka bumi.

Sebagai bintik dalam debu semesta itu kita menentukan tujuan hidup. Ada tujuan yang kecil seperti memiliki anak dan menimang cucu. Ada yang besar, seperti menguasai dunia.

Lalu kamu datang bertanya, apa tujuan hidupku. Continue reading

Posted in Uncategorized | 5 Comments

Saat Kamu Tidur Dengan Tenang dan Aku Terjaga Kesepian (Sebuah Obituari)


406272_10150409299517127_1398407904_nKemarin sore aku membuat janji dengan maut.

Siang tadi aku mengubur jenazah anjing tersayang.

Cuka datang pada petang, 8 Maret 2000. Kecil, berbulu, kepalanya muncul dari tas kain yang diselempangkan ke bahu. Continue reading

Posted in Uncategorized | 4 Comments