Monthly Archives: December 2010

Perayaan Natal dan Perayaan Memar


Sewaktu kecil, Ibu saya akan bersuka cita saat ia atau saudarinya menderita memar. Nenek akan merebus sebuah telur. Panas-panas, telur itu dikupas lalu di”gunyer”kan (ditempelkan dan digoyang-goyang) pada bagian tubuh yang memar. Dengan begitu, memar yang dialami akan lekas sembuh. … Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Hidup Prihatin


“Prihatin itu bukan begini caranya!” Saya nggak kuat menahan tawa mendengar kawan mengucap itu sambil pasang wajah kesal. Hari itu memang panas, kami berada di sebuah posko relawan bencana. Kawan saya, relawan lucu itu, mengeluh kepanasan dan minta disediakan kipas … Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Tentang Cita-Cita


Saya kecil benci pertanyaan, “Apakah cita-citamu?”. Kalau tidak menjawab diharuskan menjawab. Kalau menjawab berarti bohong karena sebenarnya saya tidak tahu. Sayangnya saya menemukan bahwa lebih mudah berbohong daripada menjawab tidak tahu. Maka muncullah cita-cita imajiner saya yang ngasal dan klise, … Continue reading

Posted in Uncategorized | 10 Comments