Pilihan Saya Dalam Peliwakot Yogyakarta 2011


Mas Karto, maskot peliwakot Yogya 2011

Mas Karto, maskot peliwakot Yogya 2011

Beberapa hari lagi akan diselenggarakan Peliwakot Yogyakarta. Pemilihan Walikota Yogyakarta. Ada tiga pasangan calon Walikota dan Wakilnya.

Yang pertama, pasangan nomor satu. Zuhrif Hudaya dan Aulia Reza. Diusung PKS, Hanura, PKDI, PKPB, dan Partai Republikan Nusantara.

Yang kedua, pasangan nomor dua. Hanafi Rais dan Tri Harjun. Diusung oleh PAN, PPP, Gerindra, Demokrat, PKB, dan banyak lagi. Malas kalau harus mengetik satu-satu.

Yang ketiga dan terakhir, tentu saja pasangan nomer tiga. Haryadi Suyuti dan Imam Priyono. Diusung oleh PDIP dan Golkar.

Nah, mengingat saya terdaftar sebagai pemilih, pasangan manakah yang enaknya saya pilih?

Pek pek ndi, sing paling apik ngendi…..

Tentu saja saya tidak boleh sekadar memilih berdasar hitungan kancing. Pertama karena saya pakai kaos oblong yang tidak ada kancingnya. Kedua, mengingat saya berencana tetap tinggal di Yogya untuk seterusnya sedang pemilihan ini sangat penting bagi perkembangan kota Yogyakarta ke depan. Mungkin.

Jadi mari kita memilah-milah, menakar-nakar, menimbang-nimbang para paslon (pasangan calon) satu persatu.

Pasangan pertama. Zuhrif Hudaya dan Aulia Reza yang sering disingkat sebagai Zulia. Jargon yang diusungnya adalah “Mbangun Kampung”. Jadi program yang mereka tawarkan adalah mengalokasikan dana sebesar 80 Milyar untuk mbangun kampung. Lalu 60 Milyar untuk biaya pendidikan dan jaminan kesehatan. Dan 25 Miliar dana untuk keluarga KMS. Tentu saja dana tersebut bukan dari kantong mereka, tapi dari APBD.

Hebat ya, uang rakyat malah dipamer-pamerkan buat bahan kampanye. Apa hebatnya kalo cuma membagi-bagi APBD. Tapi tak apa, mulia juga kok. Membangun kota, memang seharusnya dari kampung. Sama seperti membangun negara, seharusnya dari desa. Saya sependapat. Bau-bau komunis dikit malah kesannya merakyat.

Nah, yang mengecewakan adalah kabar dari kawan saya Niken Wulan. Ternyata pasangan ini hobi kampanye terselubung lewat SMS. Sudah sejak Agustus lalu.

Misalnya,

INFO KESEHATAN:
TORCH adalah kumpulan virus tokso plasma, rubella, cito megalo virus, herpes simplek virus yang menyebabkan keguguran dan cacat hamil anggur, mengganggu otak saraf dll.
Cara mencegah dengan:
makan daging dengan suhu diatas 60 derajat
jangan makan sayuran mentah
cuci tangan sebelum makan
dan pola hidup sehat lainnya
Zuhrif (Cawali)-Reza (Cawawali)
Pasangan No. 1 dengan visi mbangun kampung
untuk ibu dan anak sehat

Bagaimana saya tidak kecewa, kalau Niken saja dikirimi SMS sementara saya tidak. Padahal saya ini kan warga kota Yogyakarta juga. Baru jadi calon saja sudah diskriminatif, huh!

Jadi saya putuskan tidak akan memilih paslon satu ini. Apalagi saya tidak tinggal di kampung. Kalaupun mereka terpilih, saya tidak akan dapat jatah kue pembangunan.

Mari beralih ke paslon nomer dua. Hanafi Rais dan Tri Harjun. Biasa disingkat dengan Fitri. Iya, seperti sinetron itu.

Benar. Seperti yang Anda kira. Hanafi Rais ini adalah putra dari tokoh reformasi, Amien Rais. Hal ini lebih ditekankan lagi pada black campaign via SMS yang berbunyi,

Alasan Sultan tidak memilih Hanafi Rais:
1. Tidak memperjuangkan keistimewaan
2. Tidak memahami budaya jawa
3. Bapaknya seorang pejuang negara bagian/anti NKRI

Nah, jargon yang diusung Si Fitri ini adalah, “Jogja Makin Baik.” Gembar-gembor dari paslon ini adalah bahwa mereka direstui Walikota Yogyakarta (bentar lagi mantan) Herry Zudianto yang dianggap sukses memimpin Yogya. Programnya sendiri kurang dipublikasikan. Saya sendiri tahu setelah tanya kepada mbah gugel. Fitri ingin membangun Yogya sebagai kota kreatif. Visi lengkapnya adalah, “Membangun Yogyakarta sebagai kota kreatif untuk mengembangkan mutu pendidikan, pariwisata, dan kesejahteraan warga yang didukung oleh penataan dan pembangunan kota dan kampung yang semakin nyaman huni”.

Kota kreatif! Cocok sekali dengan bidang nafkah saya! Horeee! Apakah baiknya saya pilih Fitri juga?

Bukan saja Walikota sekarang mendukung mereka, tapi Anas Urbaningrum Si Ketua Partai Demokrat pun sampai sempat kirim sms buat mendukung mereka. Lagi-lagi ke nomor teman saya Niken tadi, bukan saya. No body love me.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat
sebagai pendukung Penetapan DIY mendukung Achmad Hanafi Rais sebagai calon walikota Yogyakarta
Untuk itu, mengajak warga Kota Yogyakarta untuk mendukung Ahmad Hanafi Rais
Anas Urbaningrum (Ketua Umum DPP Partai Demokrat)

Tapi tunggu, beberapa waktu lalu saya melihat berita di koran tentang atribut kampanye yang menyalahi aturan. Gambarnya adalah baliho Fitri yang diturunkan. Saya tidak suka pemimpin main curang.

Beberapa hari lalu saya dengar keluh kesah rekan kerja saya. Pintu rumahnya di bom Fitri. Penuh tempelan poster kampanye mereka. Saya tidak suka pemimpin yang main bom. Seperti teroris saja.

Saya juga takut kalau Cinta Fitri di-sekuel-kan lagi jika mereka terpilih.

Kita coret saja mereka dari daftar. Langsung ke paslon nomer tiga.

Haryadi Suyuti dan Imam Priyono. Biasa disingkat Hati.

Ini pasangan yang konon didukung Sri Sultan. Begitulah mereka berkampanye. Program mereka adalAAAAAAHHH !!!

Tidak perlu dijelaskan!! Mereka ini kurang ajar!

Beberapa hari lalu jatah mereka berkampanye. Gedumbrang gedumbreng wang weng wang weng tan tin tan tin klakson klakson nggeber motor! Ribut sekali. Tidak cukup itu, dengan pengeras suara tukang kampanye ini bernyanyi, “Mari kita semua, coblos nomer tiga…”

Coblos nomer tiga gundulmu. Saya jauh lebih tertarik mentung nomer tiga!

Ini bukan sekadar masalah mereka mengeluarkan polusi suara tak terbendung. Lebih dari itu. Mereka melakukannya saat jam tidur siang saya! Sempat saya paksakan tidur. Dan karena memang sudah terlatih, saya berhasil juga. Namun hasilnya adalah mimpi buruk. Saya bermimpi mencuri pakaian, berusaha lari. Seperti parkour, melompat dari bangunan satu ke bangunan lain. Dan setelah berhasil kabur, saya menemukan bahwa pakaian yang saya curi itu salah. Alamak! Dan saat saya terbangun, keributan itu masih saja ada!

Coba saat itu saya sedang tidur di trotoar! Akan saya lempar mereka dengan bantal!

Belum jadi walikota saja sudah mengganggu tidur siang, apalagi kalau beneran jadi. Mungkin mereka mengeluarkan larangan tidur siang.

Grrrhhh……….

Jadi siapa dong yang harus saya pilih? Ketiga-tiganya sudah saya coret dari daftar pilihan saya. Apakah harus kita kaji ulang dari awal lalu kita cari mana yang terbaik dari yang terburuk?

Eh…

Oh…

Saya hampir lupa.

Dari awal saya memang tidak berniat menggunakan hak suara saya.

Hidup Golput!

Yogyakarta, 22 September 2011

gambar dari sini: http://suryaden.com/system/files/u1/IMG00032-20110531-1732.jpg
Mas Karto adalah Maskot Peliwakot Yogya 2011. Kepanjangan dari Milih Amrih Saening Kutho Ngayogyakarta, yang berarti “memilih untuk kebaikan Kota Yogyakarta.

http://suryaden.com/linimasa-jogja/3-pasangan-bakal-calon-walikota-yogyakarta-2011-2016
http://www.solopos.com/2011/channel/jateng/tiga-pasang-cawali-cawawali-jogja-sampaikan-visi-misi-di-depan-dprd-114627
http://politik.kompasiana.com/2011/09/12/membaca-pesan-simbolik-kampanye-calon-walikota-jogja/
http://www.ilmudunia.info/2011/04/mas-karto-maskot-pemilukada-kota.html

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

8 Responses to Pilihan Saya Dalam Peliwakot Yogyakarta 2011

  1. Kalau ada pembaca yang sebelumnya membaca tentang paslon nomer satu yang berbunyi:

    Lalu dengan nomor hape yang sama, dikirim pula SMS yang berbunyi,

    Money politik kubu hanafi rais yang diperkirakan lebih dari 30 miliar pada pilkada kota yogya mencederai demokrasi di indonesia.
    Bagaimana mungkin Hanafi Rais dkk ORA GOLEK BALEN? (ora golek balen = tidak cari ganti -red)

    Teks itu sudah saya hapus. Karena tidak akurat. Barusan Niken menghubungi saya dan mengabarkan kalau nomornya tidak sama. Hanya mirip saja. Maafkan atas kesalahan ini.

  2. ngakak
    :-))

    mau golput saja mesti panjang lebar menjelaskan :-))

  3. FILANTROPIS says:

    sudah kuduga endingnya gitu…

  4. antondewantoro says:

    Tetep bertanya apa hubungan peliwalkot dengan pelikethek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s